Sleman (MAN 3 Sleman) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sleman resmi memulai pelaksanaan Program Asesmen Semester Mayoga (PASMA) untuk siswa kelas X dan XI Tahun Ajaran 2025/2026. Penilaian sumatif akhir yang menjadi penutup semester genap ini mulai dilaksanakan pada Senin (25/5/2026) dan dijadwalkan akan berlangsung hingga 19 Juni 2026 mendatang.
Secara teknis, PASMA tahun ini menerapkan metode hybrid, yaitu perpaduan antara berbasis online dan cetak. Untuk soal pilihan ganda, madrasah memanfaatkan platform Jogja Madrasah Digital (JMD) yang diakses melalui gawai siswa. Sementara itu, untuk soal uraian, siswa mengerjakannya menggunakan lembar kertas (paper test).

Mekanisme ujian diatur secara tertib, siswa mengawali ujian dengan mengerjakan soal pilihan ganda di platform JMD. Setelah selesai, telepon genggam (HP) siswa dikumpulkan kepada pengawas, kemudian barulah lembar soal uraian dibagikan. Hingga hari kedua pelaksanaan, seluruh proses berjalan lancar tanpa ada kendala teknis yang berarti.
Tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, MAN 3 Sleman tetap memprioritaskan penguatan karakter dan keimanan para siswa. Sebelum memasuki ruang ujian, seluruh siswa diarahkan untuk melaksanakan sholat dhuha dan pembacaan Asmaul Husna di Masjid Muntasyirul Ulum hingga pukul 07.15 WIB. Pembiasaan ibadah ini juga berlanjut siang hari dengan dilaksanakannya sholat dzuhur berjamaah di masjid madrasah.


Pada hari pertama pelaksanaan, Kepala MAN 3 Sleman, Singgih Sampurno, meninjau langsung jalannya PASMA ke ruang-ruang kelas untuk memastikan ujian berjalan kondusif. Di sela-sela tinjauannya, beliau memberikan motivasi sekaligus pesan mendalam kepada para peserta didik.
“Tetap semangat belajar, jangan lupa meminta doa restu dari orang tua, dan yang paling utama adalah jaga integritas kalian melalui kejujuran. Prestasi itu penting, tetapi jujur adalah yang utama,” tutur Singgih Sampurno di hadapan para siswa.
Dengan persiapan yang matang serta keseimbangan antara ikhtiar lahiriah dan batiniah, pelaksanaan PASMA di MAN 3 Sleman diharapkan dapat berjalan sukses hingga hari terakhir, serta melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga berakhlak mulia. (est)