Sleman (MAN 3 Sleman) – Guna meningkatkan kedisiplinan siswa sekaligus mempercepat adaptasi teknologi di lingkungan madrasah, MAN 3 Sleman resmi meluncurkan sistem presensi online berbasis digital. Inovasi pelayanan administrasi kesiswaan ini mulai diberlakukan secara efektif sejak Senin (25/5/2026).
Sistem baru ini menggantikan metode pencatatan kehadiran manual, beralih ke format digital. Setiap pagi, para siswa yang telah hadir di madrasah diarahkan untuk langsung menuju ke area ruang piket. Di sana, pihak madrasah telah menyediakan tiga perangkat tablet yang siaga menampilkan lembar barcode atau QR Code dinamis.
Siswa cukup menggunakan smartphone masing-masing untuk melakukan pemindaian (scan) pada perangkat yang tersedia. Proses yang berjalan hanya dalam hitungan detik ini diharapkan dapat memangkas antrean dan melatih kemandirian serta kejujuran para siswa sejak pagi hari.


Sistem presensi digital ini tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi langsung ke dalam sub-sistem website resmi madrasah, yaitu elgiat.mayoga.sch.id.
Melalui portal Elgiat Mayoga tersebut, data kehadiran siswa akan langsung terekam secara real-time ke dalam server madrasah. Hal ini memudahkan guru piket, wali kelas, maupun bagian kesiswaan untuk memantau rekapitulasi kehadiran maupun keterlambatan siswa setiap harinya dengan lebih valid tanpa perlu menyalin kertas presensi.
Langkah integrasi teknologi ini menjadi bukti nyata komitmen MAN 3 Sleman untuk terus melangkah maju sebagai Madrasah Digital yang unggul dan responsif terhadap perkembangan zaman. (est)