Sleman (MAN 3 Sleman) – Madrasah Aliyah Negeri 3 Sleman menjadi tuan rumah ajang kompetisi kepalangmerahan tingkat SMP/MTs se-Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dalam Tiga Sembilan Red Cross Invitation #7 atau TSRCI#7, Sabtu (23/5/2026).
Acara pembukaan berlangsung meriah di panggung utama lapangan olahraga MAN 3 Sleman. Kegiatan dibuka secara resmi dengan pemukulan gong sebanyak 7 kali oleh Kepala MAN 3 Sleman, Singgih Sampurno.


Dalam sambutannya, Singgih mengapresiasi terselenggaranya TSRCI#7 sebagai wadah pembinaan generasi muda di bidang kepalangmerahan. Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus menumbuhkan semangat kepedulian dan kemanusiaan.
“Semoga melalui kegiatan ini lahir generasi muda yang tangguh, peduli, dan siap menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan,” ujar Singgih.
Kemeriahan pembukaan semakin terasa dengan penampilan Tari Saman yang energik dari siswa MAN 3 Sleman, disambut tepuk tangan meriah para kontingen.

TSRCI#7 diselenggarakan oleh PMR atau MJRC MAN 3 Sleman dan diikuti 33 kontingen dari berbagai SMP/MTs di DIY dan Jawa Tengah. Total peserta yang berlaga mencapai 179 orang.
Cabang lomba meliputi, First Aid Competition atau Lomba Pertolongan Pertama (LPP): 26 tim dengan 78 peserta. Kedua, Red Cross Youth Competition atau Lomba Cerdas Cermat (LCC): 27 tim dengan 81 peserta. Ketiga, Visual Education Talk atau lomba poster: 20 peserta.
Para peserta menunjukkan kemampuan, kekompakan, dan pemahaman mereka tentang materi kepalangmerahan sepanjang kompetisi berlangsung.

Setelah melalui rangkaian lomba yang ketat, SMPN 4 Pakem berhasil keluar sebagai juara umum TSRCI#7. Sekolah tersebut berhak membawa pulang piala bergilir TSRCI MAN 3 Sleman. (est)