Sleman (MAN 3 Sleman) — Prestasi membanggakan ditorehkan oleh siswa MAN 3 Sleman dalam ajang bergengsi Financial Case Debate 2026. Lomba tingkat nasional tersebut diselenggarakan oleh Program Studi Sarjana Terapan Perbankan Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM pada Sabtu (23/5/2026). Kompetisi yang mengusung tema “Financial Literacy to Empowering the Gold Generation for a Resilient Future” ini diikuti puluhan sekolah terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Tim debat MAN 3 Sleman yang berhasil mengharumkan nama madrasah terdiri dari: Amani Hafiyan Syahidah (XI G), Fikri Taufikurahman (XI B), dan Malihah Khairunisa (XI G). Berdasarkan hasil rekapitulasi penilaian, tim “My Brilliant Gang” dari MAN 3 Sleman berhasil menempati posisi kedua pada babak penyisihan dengan nilai 91,82.

Kompetisi berlangsung dalam tiga tahap. Tahap pertama berupa babak penyisihan melalui pengumpulan video debat. Dari total 44 tim pendaftar dari berbagai SMA/MA/SMK di Indonesia, hanya empat sekolah dengan nilai video terbaik yang berhasil lolos ke babak semifinal, yaitu SMA Negeri 1 Balikpapan, MAN 3 Sleman, SMK Bina Informatika Bintaro, dan SMA Negeri 3 Surakarta.
Babak semifinal dan final berlangsung secara offline di Gedung Suhardi Sigit, Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM, Jl. Prof. Dr. Mr. Drs. Notonegoro No.1 Bulaksumur, Yogyakarta. Pada babak semifinal, MAN 3 Sleman berhadapan dengan SMK Bina Informatika Bintaro dengan mosi impromptu tentang pentingnya menabung untuk dana darurat dibanding membelanjakan uang untuk kebutuhan sekunder.

Babak final mempertemukan MAN 3 Sleman dengan SMA Negeri 1 Balikpapan, Kalimantan Timur. Perdebatan berlangsung sengit dan penuh adu argumentasi berkualitas. Kedua tim sama-sama tampil impresif dalam membangun analisis terkait literasi keuangan, perilaku konsumtif generasi muda, fenomena pay later, kredit macet usia muda, behavioral economics, hingga dampak terhadap makro ekonomi.
Meski tampil sangat baik, MAN 3 Sleman harus mengakui keunggulan SMA Negeri 1 Balikpapan dengan selisih skor yang sangat tipis. SMA Negeri 1 Balikpapan memperoleh nilai 88,96, sedangkan MAN 3 Sleman meraih nilai 88,74. Walaupun ada sedikit rasa kecewa, tim debat MAN 3 Sleman tetap menunjukkan sikap sportif dan mengakui keunggulan lawan dengan penuh penghormatan.

Imas Kurniasih selaku pembimbing debat MAN 3 Sleman mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian luar biasa tersebut. “Prestasi ini adalah hasil kerja keras siswa yang mau terus belajar dan berlatih. Mereka tidak hanya belajar berdebat, tetapi juga berusaha memahami, menganalisis, serta menemukan solusi atas berbagai persoalan keuangan di tengah kesibukan KBM, tugas sekolah, dan berbagai organisasi yang mereka ikuti,” ujarnya.
Beliau juga berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi siswa MAN 3 Sleman untuk terus meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan solutif, juga belajar public speaking, sehingga mampu menjadi generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa madrasah mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang akademik dan intelektual. Semangat juang para siswa debat MAN 3 Sleman pun sejalan dengan tagline madrasah, yaitu “Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia.” (ims)
Kontributor: Imas Kurniasih