Sleman (MAN 3 Sleman) – Dr. Failasufah, M.Pd.I. guru BK MAN 3 Sleman ikuti kegiatan pendampingan psikososial guru BK madrasah yang terdampak bencana di wilayah Aceh. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 19-21 Mei 2026 di Takengon, Aceh Tengah diselenggarakan oleh Direktorat GTK Kementerian Agama RI.
Sebanyak 60 peserta mengikuti workshop ini. Mereka terdiri dari guru BK MTs dan MA, serta guru kelas MI yang berasal dari wilayah Takengon, Aceh Tamiang, dan Langsa—tiga daerah yang mengalami dampak bencana dalam setahun terakhir.


Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan guru dalam memberikan pendampingan psikososial kepada siswa pasca bencana, agar proses belajar dan pemulihan mental anak dapat berjalan beriringan.
Hadir sebagai salah satu narasumber, Fayla menyampaikan materi tentang peran guru BK dalam Pendampingan Psikososial Pasca Bencana di Wilayah Aceh. Dalam pemaparannya, Fayla menekankan bahwa guru BK bukan hanya penangani masalah akademik, tetapi juga menjadi garda depan pemulihan psikologis siswa.
“Pasca bencana, siswa butuh rasa aman, dukungan sosial, dan harapan. Di sinilah peran guru BK menjadi krusial sebagai first responder di sekolah,” ujarnya.
Materi yang disampaikan mencakup deteksi dini dampak psikososial, teknik Psychological First Aid yang sederhana dan aplikatif, serta strategi penguatan resiliensi siswa dengan memanfaatkan nilai budaya lokal Aceh dan Gayo.


Salah satu peserta dari Langsa, Saprida, mengaku kegiatan ini sangat membantu. “Kami di Langsa masih menghadapi siswa yang trauma saat hujan deras. Melalui pelatihan ini, kami mendapat teknik praktis yang bisa langsung diterapkan di madrasah,” katanya.
Kegiatan workshop ditutup dengan refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut di masing-masing madrasah. Para peserta berkomitmen untuk mendampingi psikososial siswa di madrasah melalui layanan BK psikososial pasca bencana.
Panitia berharap kegiatan ini menjadi awal penguatan jejaring guru BK Madrasah di Aceh, sehingga pendampingan psikososial dapat dilakukan secara berkelanjutan dan sistematis di tingkat madrasah. (fay)
Kontributor: Failasufah