Sleman (MAN 3 Sleman) – MAN 3 Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani melalui pelaksanaan Munaqasyah Tahfidz atau ujian kenaikan juz santri Program MutiaraQu pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang AVA MAN 3 Sleman mulai pukul 07.00 WIB tersebut menjadi salah satu tahap penting dalam perjalanan para santri menjaga dan memuliakan Al-Qur’an.
Munaqasyah tahfidz ini diikuti oleh empat santri dengan target hafalan berbeda, yakni Mageda Majidan untuk ujian Juz 1, Latifah Salsabila Juz 2, Faith Fathir Muhammad Juz 3, dan Izzata Dina Arhama Rachma Juz 4. Dalam pelaksanaannya, setiap peserta membaca satu juz penuh secara tartil dalam satu kali duduk di hadapan penguji, kemudian dilanjutkan dengan sesi Munaqasyah Hifzhil Qur’an (MHQ) berupa pertanyaan sambung ayat dari penguji.

Kegiatan ini menghadirkan penguji internal sekaligus guru Al-Qur’an Hadis dan Ilmu Tafsir MAN 3 Sleman, Muhammad Taufikurohman yang juga merupakan hafidz 30 juz. Selain itu, Program MutiaraQu juga menjalin kerja sama dengan Kantor KUA Kecamatan Mlati melalui surat permohonan penguji tahfidz. Dari kerja sama tersebut hadir Mutmainaturihza yang merupakan seorang hafidzah 30 juz.
Pelaksanaan munaqasyah dilakukan secara ketat dengan penilaian mencakup kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, adab tilawah, hingga kesiapan mental peserta saat menghadapi ujian. Para asatidz MutiaraQu turut hadir memberikan dukungan dan doa agar para santri diberikan kelancaran dalam menjaga kalamullah.
Ketua II Program MutiaraQu, Imas Kurniasih menyampaikan bahwa munaqasyah bukan sekadar ujian hafalan, tetapi juga sarana melatih mental, kedisiplinan, dan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an.


“Harapan kami, kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat para santri untuk terus istiqamah bersama Al-Qur’an. Hafalan bukan hanya dijaga ketika ujian, tetapi menjadi cahaya dan pedoman hidup dalam keseharian. Semoga para santri MutiaraQu kelak menjadi generasi yang berakhlak Qur’ani dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Program MutiaraQu MAN 3 Sleman berharap budaya menghafal dan mencintai Al-Qur’an semakin tumbuh di lingkungan madrasah. Sinergi antara madrasah, asatidz, orang tua, dan lembaga keagamaan diharapkan terus menguatkan langkah dalam membina generasi penghafal Al-Qur’an yang unggul dan berkarakter. (ims)
Kontributor: Imas Kurniasih