Berita

Kunjungan Direktur Pendidikan Madrasah di Mayoga

Direktur Pendidikan Madrasah (Ditpenma) Kemenag RI, Prof Dr. Phil. Nur Kholis Setiawan, MA Kamis (4/6) siang berkunjung ke komplek Madrasah Terpadu Yogyakarta. Bertempat di ruang AVA MAN Yogyakarta III, hadir pula guru-guru MIN Yogyakarta I, dan MTs N Yogyakarta I. Hadir bersama Direktur, Kabid Dikmad dan Kasi Sarpras dari Kanwil Kemenag DIY.

Kepala MAN Yogyakarta III, Drs H Suharto yang juga mewakili MIN dan MTsN melaporkan prestasi dan kondisi terkini dengan kondisi idealnya. Sebelum ramah tamah dan dialog, ditampilkan tim karawitan Mayoga yang telah tiga kali juara, dan tari Sayuk dari MIN Yogyakarta I, serta tim qasidah dengan iringan live Kepala MTs N Yogyakarta I, Drs H Abdullah Hadi, MA.

“Saya bukan fasilitator”, kata Direktur saat mengawali sambutan sambil memegang mic di luar podium. Menanggapi tampilan karawitan Mayoga, ingat pitutur luhur mbah Bonang ngajari Sunan Kalijaga dengan sebutan MURNI, akronim dari Marsudi, Urip, Rukun, Nuju nurcahyaning gusti Ing alam sejati.

Saat menanggapi permintaan gamelan dari MIN 1, Direktur tak mau janji karena bukan politisi. Tetapi akan mengusahakan, setelah ada tambahan dana Rp 1, 7 T. Dalam salah satu kitab Thoriqah, Syeikh Abu Hasan Asy Syadzili disebutkan bait yang artinya, “Seseorang yang memiliki pengetahuan belum sempurna sebelum mengalami empat percobaan. Pertama, celaan musuh-musuh. Kedua, teman dekat mencibir. Ketiga, orang yang bodoh. Keempat, kesabaran ulama.”

“Saya sebagai Ditpenma, hanya bertugas untuk berteriak kepada penyelenggara Negara agar ada keseimbangan anggaran, proporsional dan profesional.” Kata direktur. Tugas Anda bapak ibu guru, sebagai ujung tombak menghadapi stake holder. Yang diperlukan sinergi. Sambutan diakhiri dengan yel-yel, “Madrasah Lebih Baik” jawab Yes. “Lebih Baik Madrasah” dijawab OK. Mengingat waktu yang terbatas, acara dialog ditiadakan. (SWD)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close