Sleman (MAN 3 Sleman) — Pasca menempuh rangkaian asesmen yang menguras energi dan pikiran, para murid MAN 3 Sleman kembali menyambut agenda tahunan yang paling dinantikan dengan gemuruh kreativitas yang luar biasa. Forum Olahraga dan Seni Mayoga (FOSEMA) #5 resmi dibuka pada Kamis (18/6/2026) dan berlangsung meriah hingga Jumat (19/6/2026).
Tahun ini, FOSEMA #5 mengusung tema “Where Creativity Meets Energy and Champions are Born”. Tema ini menjadi pemantik semangat bahwa madrasah bukan hanya ruang kompetisi, melainkan tempat bertemunya kreativitas dan energi positif. Semangat tersebut digaungkan secara lantang melalui jargon “Bring the Energy, Show the Creativity, Be the Champion!”

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 3 Sleman, Singgih Sampurno, melalui pemukulan gong secara simbolis yang disambut tepuk tangan riuh. Menurut Singgih, kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi para siswa untuk menyegarkan kembali pikiran mereka.
“Kegiatan ini menjadi momen refreshing bagi para murid usai melaksanakan asesmen. Selamat bertanding dan selalu jaga sportivitas,” ujar Singgih menyemangati para peserta.
Usai seremoni pembukaan, suasana langsung pecah saat seluruh peserta mengikuti parade mengitari lingkungan sekitar MAN 3 Sleman. Setiap kelas unjuk gigi menampilkan kreativitas tanpa batas dengan mengusung tema ikon dan maskot dari berbagai belahan dunia. Jalanan di sekitar madrasah seolah disulap menjadi panggung internasional; ada kelas yang menonjolkan budaya Jepang, Italia, Arab, Cina, hingga Brazil.


Memasuki agenda perlombaan, energi para siswa langsung berpindah ke lapangan hijau dan ruang-ruang kreativitas. Di lapangan olahraga, berlangsung pertandingan futsal, voli, dan badminton. Sementara itu, di ruang perpustakaan dan kelas terlaksana lomba melukis dan mendongeng.
Febriana, salah satu juri di cabang lomba mendongeng, mengaku sangat terpukau dengan kualitas penampilan para peserta tahun ini.
“Saya bangga melihat antusiasme peserta. Tidak hanya berani tampil, mereka juga mampu menghidupkan cerita dengan ekspresi dan intonasi yang menarik. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berprestasi,” ungkapnya.
Agenda rutin ini sukses menjadi ruang tumbuh yang sehat, wadah mencetak generasi unggul yang kreatif, serta bukti nyata bahwa setelah kerja keras asesmen, selalu ada ruang untuk merayakan bakat dan sportivitas bersama. (est)