Sleman (MAN 3 Sleman) – Dalam rangka menyusun rencana anggaran yang akuntabel, efisien, dan transparan, MAN 3 Sleman menggelar rapat koordinasi penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Madrasah (RAPBM) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand Serela, Yogyakarta, pada Senin (6/7/2026).
Ada yang berbeda pada penyusunan RAPBM kali ini. Fokus utama rapat tidak hanya membahas alokasi anggaran program kerja, melainkan juga pengenalan dan implementasi sebuah sistem digital baru yang diberi nama Kemilau Mayoga. Aplikasi “Kemilau Mayoga” merupakan platform pengelolaan anggaran internal yang dirancang khusus untuk MAN 3 Sleman.
Untuk memaksimalkan penggunaan platform baru ini, madrasah menghadirkan narasumber, yakni Isnaeni Marzuqi, seorang konsultan dari SIMANU.id. Kepala MAN 3 Sleman mengungkapkan bahwa penerapan aplikasi Kemilau Mayoga ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam melakukan transformasi digital di bidang manajemen operasional.


“Melalui aplikasi Kemilau Mayoga, kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran madrasah dapat dikelola secara transparan dan berdampak langsung pada mutu pendidikan siswa. Kerja sama dengan jajaran wakil kepala madrasah dan staf sangat penting agar perencanaan ini berjalan selaras,” ujarnya saat sambutan.
Rapat strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala MAN 3 Sleman Singgih Sampurno, Kepala Tata Usaha Sri Wulandari serta para wakil kepala madrasah beserta staf dari berbagai lini, mulai dari bidang kurikulum, kesiswaan, kehumasan, hingga sarana prasarana. Termasuk dari Pondok Pesantren Muntasyirul Ulum yang dihadiri oleh Kepala Asrama dan musyrif.
Dengan adanya sinergi antara pimpinan, staf, dan dukungan teknologi dari SIMANU.id, tim perumus berharap RAPBM yang disusun kali ini dapat melahirkan program-program kerja unggulan yang efisien dan mendukung penuh visi dan misi MAN 3 Sleman. (est)