Sleman (MAN 3 Sleman) – MAN 3 Sleman mengadakan kegiatan pemilahan arsip yang melibatkan tenaga kependidikan dan tim dari Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang terlaksana pada Jumat (10/7/2026) ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan tata kelola kearsipan yang tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sri Wulandari, Kepala TU MAN 3 Sleman menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di madrasah.
“Pendampingan ini sangat membantu kami dalam memahami tata kelola arsip yang benar. Harapannya, pengelolaan arsip di MAN 3 Sleman semakin tertib sehingga dokumen yang memiliki nilai penting dapat terpelihara dengan baik dan mudah ditemukan saat diperlukan,” ujarnya.

Tim GNSTA terdiri dari Rahendrarta Indrayana, Tyas Perdana Putri, dan Dedi Cahyono Putro dibersamai oleh Sri Wulandari berkeliling meninjau berbagai lokasi penyimpanan arsip. Peninjauan dilakukan untuk memetakan kondisi arsip yang dimiliki madrasah, menilai sistem penyimpanannya, serta mengidentifikasi arsip yang masih memiliki nilai guna dan yang telah memasuki masa retensi.

Rahendrarta menjelaskan bahwa proses penataan arsip harus dilakukan secara bertahap agar sesuai dengan kaidah kearsipan.
“Tahap awal ini difokuskan pada identifikasi dan pemilahan arsip. Selanjutnya akan dilakukan pendampingan lanjutan untuk menentukan arsip yang masih dipertahankan sesuai nilai gunanya dan arsip yang telah memenuhi ketentuan untuk dimusnahkan berdasarkan peraturan kearsipan yang berlaku,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, MAN 3 Sleman akan kembali mendapatkan pendampingan dari petugas kearsipan dalam proses penilaian arsip. Pendampingan tersebut bertujuan memastikan setiap arsip ditetapkan statusnya secara tepat, baik sebagai arsip yang dipertahankan maupun arsip yang dapat dimusnahkan sesuai prosedur dan regulasi, sehingga pengelolaan arsip di MAN 3 Sleman semakin tertib, efisien, dan akuntabel. (may)
Kontributor: Maya Aprillia