Sleman (MAN 3 Sleman) – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik MAN 3 Sleman menggelar workshop pelayanan prima (excellent service) pada Jumat (3/6/2026). Acara ini menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra strategis untuk membekali para guru dan pegawai. Hadir sebagai narasumber utama, Afit Yulianto selaku Branch Operations & Service Manager BSI KC Yogyakarta.
“Pelayanan prima bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah budaya kerja yang dibangun dari konsistensi sikap dan komitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya bagi wali murid dan siswa,” ucapnya.
Afit memaparkan pilar penting dalam pelayanan melalui konsep “7 Attitude Service”. Tujuh sikap pelayanan tersebut meliputi: senyum, salam, sapa, semangat, sopan, santun, dan solusi.

Selain aspek sikap, aspek visual dan profesionalitas fisik juga menjadi sorotan penting dalam membangun citra lembaga. Afit secara detail juga menyampaikan standar penampilan pegawai, baik untuk laki-laki maupun wanita. Standar ini mencakup penggunaan seragam yang rapi, bersih, dan lengkap; kerapian rambut, janggut, serta kerudung yang serasi; hingga detail kebersihan kuku serta penggunaan kosmetik atau perhiasan yang sewajarnya guna menunjang rasa percaya diri dalam melayani.
Penerapan 7 Attitude Service dan standar penampilan profesional ini dinilai sangat krusial untuk dipelajari dan diimplementasikan secara nyata di lingkungan madrasah. Sebagai lembaga pendidikan yang menyandang visi Ultraprima, MAN 3 Sleman dituntut untuk tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan non-akademik, tetapi juga harus mampu memberikan pelayanan publik yang prima, responsif, dan memberikan solusi terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan. (est)