Antusiasme Tinggi, Calon Siswa Berebut Kursi di PMBM Gelombang I MAN 3 Sleman

Sleman (MAN 3 Sleman) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sleman mulai menggelar tahapan krusial dalam rangkaian Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) gelombang I/mandiri tahun ajaran 2026/2027. Pada Senin (20/4/2026), puluhan calon peserta didik mulai mengikuti proses wawancara dan tes seleksi yang dipusatkan di lingkungan madrasah.

Tahapan ini merupakan kelanjutan dari seleksi jalur Prestasi Akademik dan Non-Akademik, Jalur Tahfidz, serta Jalur Computer Based Test (CBT). Usai cek pemberkasan secara online, kini para siswa hadir di MAN 3 Sleman untuk melakukan wawancara dan tes. Berdasarkan jadwal, rangkaian tes ini akan berlangsung secara intensif selama empat hari ke depan.

Ketua pelaksana PMBM, Siti Mutmainah, melaporkan bahwa antusiasme lulusan MTs dan SMP tahun ini sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 476 pendaftar bersaing untuk memperebutkan kuota yang tersedia pada gelombang I ini.

“Untuk gelombang I ini, MAN 3 Sleman membuka kuota sebanyak 151 siswa. Jika melihat jumlah pendaftar yang mencapai 476 orang, persaingannya cukup ketat,” ucapnya di sela-sela pemantauan ujian.

Tingginya angka pendaftar ini menjadi bukti nyata semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di MAN 3 Sleman. Menariknya, peminat tidak hanya berasal dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saja. Beberapa calon siswa terpantau datang jauh-jauh dari Bangka Belitung, Bekasi, serta berbagai daerah lainnya di luar Jawa.

Hingga hari pertama pelaksanaan, proses wawancara dan tes dilaporkan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tampak sibuk melayani verifikasi dokumen, sementara ruang laboratorium komputer dipadati peserta yang mengikuti ujian berbasis komputer.

“Secara umum proses hari ini lancar. Keragaman asal daerah peserta menunjukkan bahwa gaung prestasi MAN 3 Sleman telah menjangkau skala nasional,” tambah Siti.

Melalui jalur prestasi dan tahfidz, MAN 3 Sleman berkomitmen untuk menjaring bibit-bibit unggul yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kedalaman spiritual dan bakat non-akademik yang mumpuni. (est)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Lainnya
Komentar Terbaru
Praktek berikutnya kita buat lebih seruuu
Bismillah... Besok Lulus dari pondok pesantren Al Mujahidin Gunungkidul sekolah disini bagus belakang rumah doang…
Udah salah kaprah jenjang pendidikan dari SD, SMP dan SMA/SMK ada wisuda. Biar terlihat keren...?…