Berita

CIGADOR Antarkan MAN 3 Sleman Raih Medali Emas dalam Lomba Riset AISEEF 2021

Sleman (MAN 3 Sleman) – Siapa sangka dari jajanan yang sering dijumpai di lingkungan sekitar mampu membawa nama harum MAN 3 Sleman ke ajang Internasional. Sebuah event lomba karya tulis ilmiah AISEEF (Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair) 2021 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) telah melakukan presentasi dan penjurian pada 17-19 Februari 2021. Tim riset MAN 3 Sleman berhasil mengantongi enam medali dari lima tim yang berpartisipasi.

Salah satu tim Riset MAN 3 Sleman yang terdiri dari Khoirunnisa Intan Fairana kelas X IPA 4, Anisatu Rodiah kelas X IPA 5, dan Ahmad Habib Ridho Fathurrosyiddin kelas X IPA 2 memiliki ide kreatif untuk mengubah jajanan yang sering dikonsumsi anak-anak menjadi sebuah makanan yang kaya akan gizi dan menyehatkan. Ketiga siswa tersebut memilih judul CIGADOR (Cilok Ikan Gabus dan Daun Kelor): Jajanan Sehat Untuk menurunkan Prevalensi Stunting.
Tim yang dimotori oleh Khoirunnisa, melihat bahwa jajanan yang sering dikonsumsi oleh anak-anak sekolah saat ini kebanyakan memiliki nilai gizi yang rendah sehingga menyebabkan kekurangan gizi dan menghambat pertumbuhan serta perkembangan anak (Stunting). Berangkat dari kekhawatiran tersebut, akhirnya tercetuslah ide membuat jajanan menyehatkan dengan bahan ikan gabus yang memiliki kandungan protein tinggi dan daun kelor sebagai penyeimbang karena mengandung serat yang menyehatkan bagi anak-anak.

Supri Madyo Purwanto, S.Pd. Waka bidang kesiswaan mengapresiasi hasil penelitian tim Cigador. “Tim Cigador mampu menganalisis fenomena sederhana di lingkungan sekitar hingga menjadi sebuah penelitian yang diangkat ke ajang internasional. Ini sebuah gagasan yang bagus dan menarik,” ungkapnya.

Sementara itu, Khoirunnisa mengaku sedikit kesulitan dalam membuat cilok tersebut dikarenakan situasi ditengah pandemi. “Proses produksi dan penelitian sedikit terhambat karena situasi pandemi yang menyebabkan kurangnya koordinasi yang maksimal. Meski tim kami berasal dari wilayah Sleman semua, tetapi tidak dapat bertemu secara langsung untuk mengerjakannya. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk melakukan penelitian,” ujar siswi asal Pandowoharjo tersebut.

Tim Cigador akan terus mengembangkan penelitian dan memperbaiki produknya untuk masa mendatang. “Rancangan bisnis ini akan lebih maju dengan rencana yang serius dan juga pembimbingan metode produksi dan pemasaran yang baik. Kami berharap cigador menjadi produk unggulan yang siap bersaing di pasaran. Untuk memperbaiki produk, kami akan mengikuti berbagai ajang lomba yang diselenggarakan sehingga dapat dijadikan pengalaman yang sangat berharga untuk masa depan,” harap tim Cigador. (zan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button