Sleman (MAN 3 Sleman) – Puncak pergelaran Mayoga Scout Camp (MSC) #20 berlangsung meriah dan penuh khidmat. Ratusan siswa kelas X bersama panitia berkumpul menjadi satu, menghidupkan suasana malam di Bumi Perkemahan Jaka Garong, Turi, Sleman, pada Jumat (15/5/2026).
Meskipun sempat diguyur hujan, prosesi penyalaan api unggun yang menjadi simbol semangat kepramukaan tetap berjalan dengan lancar dan khidmat. Cuaca yang kembali bersahabat setelahnya seolah mendukung dimulainya sesi Pentas Seni (Pensi) yang telah dinanti-nantikan.

Sebagai acara pungkasan sebelum penutupan MSC #20, setiap perwakilan kelas X unjuk gigi menampilkan performa terbaik mereka. Berbagai pertunjukan mulai dari tarian daerah, drama musikal, hingga aksi kesenian lainnya berhasil memukau penonton.
Kematangan persiapan para peserta terlihat jelas dari kostum-kostum memukau yang mereka kenakan, yang disesuaikan secara apik dengan tema pertunjukan masing-masing.

“Acara ini tidak hanya membangun kreativitas anak-anak, tetapi juga memberi edukasi dan ilmu baru kepada siswa lainnya tentang sejarah kota-kota yang ada di Indonesia melalui pertunjukan yang dibawakan,” ujar Lintang Muthiaa Ratri, perwakilan seksi dan adat umum (Dansum) Pramayoga.
Kegiatan api unggun dan pentas seni ini merupakan agenda rutin tahunan dalam rangkaian Mayoga Scout Camp. Selain menjadi wadah apresiasi seni dan budaya, momen ini terbukti ampuh dalam mempererat rasa kebersamaan, kekompakan, dan solidaritas antar-siswa MAN 3 Sleman setelah berhari-hari mengikuti rangkaian kegiatan kepramukaan. (tik)
Kontributor: Mustika Nindya