Sleman (MAN 3 Sleman) — MAN 3 Sleman menyelenggarakan uji publik dokumen kurikulum tahun ajaran 2026/2027 pada Jumat (19/6/2026) di ruang AVA. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penyusunan dan penyempurnaan kurikulum madrasah guna memastikan kesesuaian dengan kebutuhan peserta didik, perkembangan pendidikan, serta arah kebijakan Kementerian Agama.
Turut hadir sebagai narasumber dan penguji ahli, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, Sidik Pramono; Ketua Tim I Bidang Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kemenag DIY, Anita Isdarmini; Pengawas Satuan Pendidikan MAN 3 Sleman, Nur Wahyudin Al Aziz; Komite MAN 3 Sleman, Amir Muallim; serta Reni Herawati dari Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta.
Uji publik disaksikan oleh seluruh guru dan pegawai MAN 3 Sleman, perwakilan peserta didik, perwakilan orang tua siswa, Lurah Sinduadi, unsur akademisi, komite madrasah, serta para pejabat dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta dan instansi terkait.

Kegiatan diawali dengan pemaparan singkat dokumen kurikulum oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Nurudin Mahmud. Dalam paparannya, Nurudin menjelaskan proses penyusunan kurikulum, pengembangan program madrasah, serta berbagai strategi yang dirancang untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di MAN 3 Sleman.
Dalam sambutannya, Sidik Pramono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya uji publik dokumen kurikulum tersebut. Menurutnya, proses yang dilakukan MAN 3 Sleman menunjukkan keseriusan madrasah dalam menyusun dokumen kurikulum yang berkualitas.
“Saya mengapresiasi pelaksanaan uji publik ini. Kurikulum memiliki peran yang sangat penting untuk menguatkan madrasah yang ramah dan dapat dikelola dengan baik tanpa harus selalu bergantung pada laporan administratif semata,” ujarnya.
Sidik juga mendorong MAN 3 Sleman untuk terus meningkatkan capaian prestasi. Sebagai salah satu madrasah unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta, menurutnya target prestasi yang telah dicapai perlu terus ditingkatkan agar mampu mempertahankan dan memperkuat reputasi madrasah.

Setelah pemaparan dokumen, para narasumber dan penguji ahli memberikan berbagai masukan konstruktif untuk penyempurnaan dokumen kurikulum. Salah satu tanggapan disampaikan oleh Reni Herawati yang menilai dokumen kurikulum MAN 3 Sleman telah disusun dengan sangat baik.
“Secara umum dokumen ini sudah sangat bagus. Hanya ada beberapa bagian yang perlu disempurnakan. Kesimpulannya, dokumen kurikulum ini layak untuk dipublikasikan dan selanjutnya dapat diproses ke Kantor Kementerian Agama,” ungkapnya.
Berbagai masukan dari para penguji ahli kemudian didiskusikan bersama Tim Pengembang Kurikulum (TPK) MAN 3 Sleman sebagai bahan penyempurnaan akhir dokumen. Melalui kegiatan ini, MAN 3 Sleman berharap dokumen kurikulum Tahun Ajaran 2026/2027 dapat menjadi pedoman yang efektif dalam mewujudkan layanan pendidikan yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan karakter serta prestasi peserta didik.
Uji publik ini juga menjadi wujud komitmen MAN 3 Sleman dalam menerapkan prinsip partisipatif dan akuntabel dalam pengembangan kurikulum, dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan untuk memberikan masukan demi kemajuan madrasah. (est)