Sleman (MAN 3 Sleman) — MAN 3 Sleman sukses menggelar puncak acara Mayoga Super English Day (MSED) ke-12 pada tanggal 10–11 Oktober 2025, bertempat di Desa Wisata Pulesari, Turi, Sleman. Kegiatan tahunan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X yang berjumlah 296 orang, serta dihadiri oleh Kepala Madrasah, jajaran Wakil Kepala Madrasah, panitia, Pembimbing Akademik (PA), para mentor dan co-mentor, serta beberapa tamu undangan.
Mengusung tema: “Tradition Meets Collaboration, Wisdom Inspires Innovation”. MSED #12 menjadi ruang aktualisasi diri bagi para siswa dalam menggunakan bahasa Inggris melalui pendekatan yang menyenangkan, penuh kolaborasi, dan kebersamaan.
Setelah menjalani empat hari pembelajaran di madrasah, para siswa mengikuti kegiatan puncak yang berlangsung selama dua hari. Ragam kegiatan diselenggarakan, mulai dari outbound, pentas seni (pensi), hingga stand pameran karya siswa, yang semuanya dikemas dalam suasana yang interaktif, inspiratif, dan membangun karakter.

Salah satu peserta, Taqiyya dari kelas X R, membagikan kesan menariknya. “Seru karena bisa bareng-bareng teman. Rasanya jadi lebih terbuka dengan teman. Kegiatan ini membantu perkembangan bahasa Inggris saya. Awalnya kurang percaya diri, sekarang jadi lebih pede berbicara dalam bahasa Inggris,” ucapnya dengan riang.
Kepala MAN 3 Sleman, Singgih Sampurno, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan MSED tahun ini. Singgih berterima kasih atas peran dan support dari semua pihak yang terlibat, khususnya PBI UII.
“Acara MSED ini dapat terlaksana dengan baik berkat kolaborasi berkelanjutan antara MAN 3 Sleman dan Prodi PBI UII (Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Indonesia). Ini adalah kegiatan unik yang tidak banyak dilakukan madrasah lain, sehingga bisa menjadi contoh dan pengimbas positif bagi madrasah lainnya,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Ketua MSED #12, Ami Syamsiyah, menegaskan pentingnya menjaga tradisi positif yang sudah berjalan, sekaligus membuka ruang kolaborasi dan inovasi yang relevan.
“Tradisi yang baik saat ini akan dijaga dan dilanjutkan oleh generasi berikutnya. Kolaborasi dan inovasi adalah kunci untuk menghadirkan kegiatan yang relevan dan bermakna,” ucap Ami.
Mayoga Super English Day bukan sekadar ajang unjuk kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga merupakan sarana penguatan karakter, pengembangan kerja sama, dan peningkatan kreativitas siswa dalam suasana yang mendukung pertumbuhan diri secara menyeluruh. (its)
Kontributor: Itsna Aufa
Editor: Esti Nurjanah