Sleman (MAN 3 Sleman) – Jumat (15/5/2026) kegiatan Mayoga Scout Camp #20 mengimplementasikan zero waste dalam hal recycle atau daur ulang. Hal ini tampak dalam penyelenggaraan dua lomba, yakni lomba fashion show dan mozaik. Lomba tersebut diikuti oleh siswa kelas X. Fashion show menciptakan karya busana berbahan daur ulang yang dipadukan dengan unsur budaya Jawa. Sedangkan mozaik membuat karya berbentuk rumah adat Joglo Jogja yang berasal dari bahan plastik bekas.
Acara MSC #20 juga mengimplementasikan zero waste dalam hal reduce atau mengurangi. Fokusnya pada mengurangi sampah. Dengan mendatangkan pemateri dari Dinas Lingkungan Hidup. Pemateri menyampaikan, sampah organik dapat dikurangi dengan cara memelihara maggot. Karena maggot memakan sisa buah, sayuran dan sampah organik lainnya.


Jika jumlah sampah berkurang, maka ekosistem hayati akan terjaga. Flora dan fauna pun akan hidup dengan baik. Di tutup dengan aksi penanaman pohon mangga, jambu, dan alpukat di area bumi perkemahan Jaka Garong, Turi, Sleman. Kepala MAN 3 Sleman beserta jajarannya turut andil dalam proses penanaman tersebut.

Pada kesempatan ini ketua panitia MSC #20, Failasufah mengatakan dengan adanya praktik baik ini, siswa diajak untuk mewujudkan dasa dharma ke 2.
“Madrasah memberikan edukasi kepada para siswa tentang kesadaran menanam tanaman berbuah. Hal ini supaya mereka menanam apa yang dia makan, serta untuk menunjang ketahanan pangan. Maka itu dalam kegiatan pramuka dihimbau menanam pohon. Termasuk perwujudan dasa dharma yang ke-2 (cinta alam dan kasih sayang sesama manusia). Dan mewujudkan ekoteologi dalam gerakan pramuka di MAN 3 Sleman,” terangnya. (tik)
Kontributor: Mustika Nindya