Sleman (MAN 3 Sleman) – MAN 3 Sleman menggelar proses seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Jalur Prestasi Tahfidz Terpadu (JPTT) selama dua hari, Senin–Selasa (9–10/3/2026). Sebanyak 133 calon siswa mengikuti tahapan seleksi yang dilaksanakan di lingkungan madrasah.
Program JPTT merupakan program penerimaan peserta didik baru yang diselenggarakan di bawah naungan Kementerian Agama. Program ini ditujukan untuk menjaring calon siswa yang memiliki kemampuan dan komitmen dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus menempuh pendidikan di madrasah.

Seleksi tahap II ini dilaksanakan setelah para pendaftar dinyatakan lolos pada tahap I secara online. Pada tahap II, peserta mengikuti beberapa rangkaian tes yang meliputi pemberkasan, tes tahfidz Al Qur’an, wawancara siswa serta wawancara orang tua. Selain itu, bagi calon siswa yang memilih tinggal di asrama juga mengikuti wawancara pondok sebagai bagian dari seleksi untuk bergabung di Pondok Pesantren Muntasyirul Ulum MAN 3 Sleman.
Sebelumnya, proses pendaftaran JPTT telah dilaksanakan pada 3–5 Maret 2026, dengan pengumuman hasil seleksi tahap I pada 6 Maret 2026. Peserta yang dinyatakan lolos tahap awal kemudian mengikuti seleksi lanjutan secara langsung di MAN 3 Sleman.
Menurut laporan ketua panitia PMBM MAN 3 Sleman, Siti Mutmainah, selama pelaksanaan seleksi, suasana terlihat tertib dan kondusif. Komitmen untuk melanjutkan pendidikan di madrasah juga terlihat dari antusiasme para peserta.
“Alhamdulillah proses seleksi berjalan tertib. Para calon siswa tampak menunjukkan kesiapan dan semangat dalam mengikuti setiap tahapan tes, khususnya saat menjalani ujian hafalan Al Qur’an,” ucapnya.

Hal yang sama juga tampak dari para orang tua yang turut hadir mengikuti sesi wawancara. Mereka menyampaikan dukungan serta harapan agar putra-putri mereka dapat diterima dan menempuh pendidikan di MAN 3 Sleman, termasuk bagi yang memilih untuk mondok di Pondok Pesantren Muntasyirul Ulum.
Secara keseluruhan, proses seleksi PMBM jalur JPTT di MAN 3 Sleman berjalan lancar dan tertib, dengan harapan dapat menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an. (est)
Kontributor: Esti Nurjanah