Guru BK MAN 3 Sleman Hadiri Musyawarah Guru BK MA DIY di INSTIPER Yogyakarta

Sleman (MAN 3 Sleman) – Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MAN 3 Sleman turut menghadiri kegiatan Musyawarah Guru BK MA DIY yang diselenggarakan di Universitas INSTIPER Yogyakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Merajut Silaturrahmi, Menguatkan Persaudaraan, Meningkatkan Layanan BK Terhadap Siswa.”

Acara tersebut menjadi momentum penting bagi para guru BK Madrasah Aliyah se-DIY untuk mempererat ukhuwah, memperluas wawasan, serta meningkatkan kompetensi profesional dalam memberikan layanan terbaik kepada peserta didik. Kehadiran guru BK MAN 3 Sleman menunjukkan komitmen madrasah dalam terus mengembangkan kualitas layanan pendampingan siswa, baik dalam aspek pribadi, sosial, belajar, maupun karier.

Materi pertama disampaikan oleh Ir. Sunarsi, M.Si dengan tema “7 Jurus Jitu Guru BK.” Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya guru BK memahami karakter, potensi, dan kebutuhan setiap siswa agar mampu memberikan arahan yang tepat, khususnya bagi siswa kelas XII yang sedang mempersiapkan studi lanjut ke perguruan tinggi. Menurut beliau, guru BK memiliki peran strategis sebagai pendamping sekaligus navigator masa depan siswa.

Pada kesempatan tersebut, pihak Universitas INSTIPER Yogyakarta juga menyosialisasikan berbagai jalur masuk perguruan tinggi yang tersedia. Selain itu, disampaikan pula informasi mengenai beragam program beasiswa yang dapat dimanfaatkan siswa sebagai peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan pembiayaan yang memadai. Informasi ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa dan guru BK dalam merencanakan masa depan akademik secara lebih terarah.

Materi berikutnya diisi oleh Ketua MGBK MA DIY, Dr. Failasufah, M.Pd.I, yang menyampaikan bimbingan teknis tentang penyusunan asesmen dan RPL dalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Dalam sesi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya penyusunan perangkat layanan BK yang sistematis, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik dengan mengedepankan nilai kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap potensi siswa.

Dalam harapannya, Faila menyampaikan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan rutin, tetapi juga menjadi sarana kolaborasi berkelanjutan antar guru BK. Beliau berharap seluruh guru BK Madrasah Aliyah di DIY semakin solid, inovatif, dan adaptif dalam menghadirkan layanan BK yang humanis serta berdampak nyata bagi perkembangan siswa di era yang terus berubah.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, guru BK MAN 3 Sleman diharapkan semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sehingga mampu mendampingi siswa meraih cita-cita dan masa depan yang gemilang. (nia)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Berita Lainnya
Komentar Terbaru
Praktek berikutnya kita buat lebih seruuu
Bismillah... Besok Lulus dari pondok pesantren Al Mujahidin Gunungkidul sekolah disini bagus belakang rumah doang…
Udah salah kaprah jenjang pendidikan dari SD, SMP dan SMA/SMK ada wisuda. Biar terlihat keren...?…