Sleman (MAN 3 Sleman) – Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan, tim Adiwiyata MAN 3 Sleman menggelar rapat koordinasi pada Senin (13/4/2026). Bertempat di ruang perpustakaan Mayoga, rapat ini menjadi langkah strategis sekolah dalam menyusun peta jalan menuju sekolah hijau yang berkelanjutan.
Rapat dipimpin langsung oleh Suryadin, selaku Ketua I tim Adiwiyata. Dalam paparannya, Suryadin menjelaskan secara mendalam mengenai detail kegiatan yang akan diusung serta langkah-langkah konkret yang harus ditempuh untuk mewujudkan program tersebut. Ia juga menekankan pentingnya pembagian tugas yang jelas bagi seluruh anggota tim.

“Untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata, MAN 3 Sleman membutuhkan kerja sama dan partisipasi dari seluruh warga madrasah, mulai guru, pegawai, dan seluruh siswa,” kata Suryadin.
Ketua I tersebut juga menjelaskan bahwa sekolah Adiwiyata bukan sekadar tentang estetika, namun mencakup aspek yang lebih luas, di antaranya, kurikulum berbasis lingkungan, efisiensi sumber daya: pengurangan penggunaan listrik, air, dan Alat Tulis Kantor (ATK) secara signifikan termasuk sistem pengelolaan sampah dan limbah yang terpadu.
Tujuan utama dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah membentuk karakter warga sekolah agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Ciri fisik yang ingin dicapai adalah lingkungan yang bersih, teduh, hijau, serta budaya hemat energi yang melekat pada perilaku sehari-hari siswa maupun guru.

Sesi dilanjutkan dengan penjelasan teknis oleh Punto Wisambodo. Ia memaparkan tentang aplikasi SIDIA, alur pelaksanaan program secara mendetail, mulai dari teknis pelaksanaan, program prioritas, time line hingga teknis penilaian.
Harapannya, langkah ini tidak hanya berhenti pada pemenuhan target administratif, tetapi benar-benar bertransformasi menjadi identitas sekolah yang melahirkan generasi muda yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. (est)