Berita

Mayoga Kaffah, Pesan Achmad Fachri Hidayatullah Alumni MAN 3 Sleman Langsung dari Kairo


Sleman (MAN 3 Sleman)—Ahmad Fachry Hidayatullah adalah alumnus MAN 3 Sleman 2018 yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Program Studi Syariah Islamiyah Universitas Al Azhar Kairo Mesir. Pada Rabu, (15/7/2020) Fachry, demikian dia biasa disapa berbagi kisah pengalaman dan perjuangannya pada siswa baru kelas X MAN 3 Sleman hingga ia bisa lolos seleksi dan diterima di Universitas Al Azhar.

Sebanyak 267 siswa baru MAN 3 Sleman menyimak dengan seksama penjelasan Fachry melalui platform Zoom dan live streaming Youtube dalam kegiatan Masa Taaruf Siswa Madrasah (MATSAMA) MAN 3 Sleman TA 2020/2021. Disiarkan langsung dari Kairo Mesir, Fachry mengawali kisahnya dengan menceritakan perjalanan studinya dari MAN 3 Sleman hingga bisa ke Al-Azhar Kairo Mesir.

“MAN 3 Sleman telah mengantarkan saya menjadi seorang organisatoris, dan aktivis. Dengan berorganisasi, kakak bisa menimba banyak pengalaman dan menempa diri. Dan dari tempaan-tempaan yang dilakukan di Mayoga, menjadikan kakak alhamdulillah bisa melanjutkan studi hingga ke luar negeri, yang memang merupakan impian kakak sejak SMP,” terang Fachry.

“Al-Azhar adalah kampus impian kakak, maka Kak Fachry persiapkan betul sejak lebih awal. Maka bagi adik-adik yang bercita-cita seperti Kak Fachry, untuk bisa tembus kuliah di luar negeri maka persipkan semuanya dari sekarang. Hal penting lainnya adalah penguatan Bahasa asingnya. Speaking, grammer, dan nahwu shorofnya kalau belajar Bahasa Arab” lanjut pria yang berasal dari Jonggrangan Sumberadi Mlati Sleman ini.

Lebih lanjut Fachry menyampaikan bahwa kesuksesan itu munculnya tidak ujug-ujug. Segala sesuatunya perlu diperjuangkan. “Tidak serta merta kakak berada di titik ini. Kak Fachry juga pernah mengalami kegagalan. Sebelum diterima di Al Azhar ini, kakak sempat kuliah di UIN Syarif Hidayatullah, karena memang dua kali kakak gagal dalam seleksi ke Kairo” kata Fachry langsung dari Kairo Mesir.

Dan kepada adik-adik kelasnya, Fachry memberikan pesan untuk; 1. Kuatkan tekad dan niat, 2. Usaha dan doa; dan 3. Planning dari sekarang. “Hal yang juga ingin saya sampaikan pada kalian adalah mintalah selalu doa restu dari orang tua dan guru. Perkuat ibadah, dan terus berikhtiar, diplanning, ditata, dan diupayakan segala sesuatunya dengan maksimal mulai dari sekarang. Dan masa SMA adalah masa yang tepat untuk mengolah diri, jangan salah bergaul, jangan geng-gengan, dan jangan pacaran. Karena kekecewaan dan penyesalan itu datangnya selalu di akhir.” tambah pria yang berulang tahun setiap tanggal 16 Desember ini.

Sebelum mengakhiri kisahnya, Fachry berpesan pada adik-adik kelasnya untuk tetap menjaga semangat belajar. “Tetap jaga Semangat, jangan masuk di Mayoga karena paksaan. Masuklah di mayoga itu dengan kaffah. Klo dalam Al Quran ada ayat udkhulu Fissilmi Kaffah, maka kalau ini udkhulu Fii Mayoga Kaffah. Masuklah ke Mayoga dengan kaffah, masuk ke mayoga dengan dhohiron wa bathinan, dengan sepenuh hati bukan karena paksaan. Insya allah dg menghadirkan hati dan pikiran adik-adik bisa menjadi siswa berprestasi dan sukses,” pungkas Fachry melalui sambungan daringnya. (rta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button