Sleman (MAN 3 Sleman) — Program MUTIARAQU (Murajaah dan Tahfidz Intensif Al-Qur’an) MAN 3 Sleman menggelar rapat ta’aruf calon guru pembimbing tahfidz di ruang perpustakaan madrasah pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan program tahfidz yang terstruktur dan berkelanjutan di lingkungan madrasah.
Pertemuan diikuti oleh 10 calon guru tahfidz serta 2 orang pengurus Tahfidz MUTIARAQU MAN 3 Sleman. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif, diawali dengan perkenalan, penyampaian pengalaman mengajar Al-Qur’an, serta diskusi mengenai pola pembinaan tahfidz di madrasah.

Dalam forum tersebut, pengurus MUTIARAQU menyampaikan gambaran sistem pembinaan yang akan dijalankan, mulai dari pembagian halaqah, target hafalan, hingga mekanisme evaluasi. Calon pembimbing juga diajak menyamakan visi terkait pentingnya pendampingan yang konsisten dalam menjaga kualitas hafalan dan adab para santri.
M. Yazid menegaskan bahwa program tahfidz membutuhkan pembimbing yang tidak hanya kompeten dalam hafalan, tetapi juga memiliki komitmen dalam membina karakter.
“Program tahfidz adalah amanah besar. Bukan hanya menjaga hafalan, tetapi juga menanamkan adab dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kami berharap para pembimbing bisa membersamai santri dengan kesungguhan,” ujarnya.

Sementara itu, Wahidatul Mukarromah selaku Koordinator Tahfidz MAN 3 Sleman menyampaikan bahwa MUTIARAQU dirancang dengan sistem pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
“MUTIARAQU hadir untuk memastikan hafalan siswa tidak stagnan, tetapi terus meningkat dengan pendampingan yang intensif. Sinergi antara pembimbing, madrasah, dan orang tua menjadi kunci keberhasilan program ini,” tuturnya.
Selain sesi ta’aruf, peserta juga menyerahkan data diri sebagai bagian dari administrasi awal. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam penugasan pembimbing tahfidz sesuai kebutuhan program.
Melalui kegiatan ini, MAN 3 Sleman berharap program MUTIARAQU semakin kuat dari sisi pendampingan sehingga mampu mencetak generasi Qur’ani yang disiplin, berakhlak, dan berprestasi. (fiq)
Kontributor: M. Taufikurohman
Editor: Esti Nurjanah